bisajitu Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
Ternate (ANTARA) - Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin pada laga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha,bisajitu Ternate, Sabtu, yang berakhir dengan skor imbang 3-3.
Pada laga tersebut, PSM unggul terlebih dahulu setelah pemain Malut, Yakob Sayuri, membuat gol bunuh diri (38'). Kemudian, Malut United bangkit untuk membalikkan keadaan menjadi 3-1 berkat gol-gol David Da Silva (48', 67') dan Tyronne Del Pino (52').
Akan tetapi, PSM mampu memaksakan hasil seri 3-3 setelah melesakkan gol dari aksi Savio Figueiredo (70') dan Jacques Medina (87').
Hasil tersebut membuat Malut United tetap berada di posisi keempat klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 45 poin dari 25 laga.
Sementara PSM belum bergeser dari peringkat ke-13 dengan 24 poin dari 25 pertandingan.
Baca juga: Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4-1
Baca juga: Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Setelah laga, asisten pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, menyatakan hasil imbang yang diraih timnya di kandang Malut United merupakan bukti semangat juang para pemain yang tidak menyerah hingga akhir pertandingan.
"Skor 3-3 di kandang Malut United ini menunjukkan semangat Makassar. Dengan semangat siri' na pacce, kami bisa membawa pulang satu poin," ujar Ahmad.
Siri' na paccemerupakan falsafah suku Bugis-Makassar yang berarti menjunjung harga diri dan rasa kemanusiaan.
Pada kesempatan yang sama, pemain PSM Makassar, Yuran Fernandes, mengaku bersyukur timnya mampu mengamankan satu poin dalam laga yang berjalan cukup sulit tersebut.
Yuran mengakui timnya sempat berada dalam situasi yang tidak mudah setelah kebobolan tiga gol lebih awal.
“Pertandingan cukup sulit karena kami kemasukan tiga gol lebih dulu, tetapi tim tetap berjuang dan akhirnya bisa menunjukkan hasil,” kata dia.
Dari kubu Malut United, asisten pelatih Ricardo Salampessy, menilai hasil imbang tersebut tidak sesuai dengan target timnya yang mengincar kemenangan di kandang sendiri.
Menurut Ricardo, salah satu faktor utama yang menyebabkan Malut United gagal meraih tiga poin adalah lemahnya lini belakang yang membuat timnya terlalu mudah kebobolan.
“Hasil 3-3 ini tentu tidak sesuai dengan target kami. Pemain belakang terlalu mudah kebobolan. Kami sebenarnya sempat tertinggal di babak pertama, kemudian berhasil mendapatkan momentum untuk bangkit, tetapi sayangnya tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” tutur dia.
Ricardo juga menyoroti keputusan wasit yang menganulir gol Malut United yang dicetak oleh Da Silva. Menurut dia, keputusan tersebut cukup mengecewakan tetapi PSM tetap menghormatinya.
Pemain Malut United, Taufik Rustam, mengapresiasi kerja keras seluruh pemain dalam pertandingan tersebut. Dia menilai laga berjalan sangat ketat dan penuh tekanan.
“Kami sudah menunjukkan pertandingan yang cukup ketat. Saya mengapresiasi seluruh pemain yang sudah bekerja keras, meskipun pada akhirnya kami harus puas dengan hasil imbang 3-3," ujar Taufik.
Baca juga: Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
-
PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA SeriesPSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasiTanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalismeThom Haye ingin Persib manfaatkan pengalaman dari pertemuan pertamaBorneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang PersijaBorneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang PersijaLibas Persebaya 5Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatifThailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
下一篇:Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- ·PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- ·Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- ·Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- ·Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
- ·Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- ·Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- ·Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
- ·Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- ·PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- ·Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
- ·Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
- ·Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- ·Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- ·Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- ·Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- ·Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- ·Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
- ·Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- ·PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- ·Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- ·PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- ·Borneo tekuk Arema 3
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- ·Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- ·Juventus tumbangkan Pisa setelah evaluasi taktik
- ·Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- ·Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- ·Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo
- ·Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
